Lima Alasan Surga Pantas Berada di Telapak Kaki Ibu,Simak Baik-Baik Artikel Ini, Dan Tolong Sebar Kan!!


Ibumu, ibumu, ibumu, lantas ayahmu, demikian kata Rasul dalam satu diantara hadist sahihnya yang melukiskan begitu keutamaan ibu semakin besar.
 Ibu, tanpa dia mungkin saja akan tidak pernah ada dunia ini.
 Tidaklah Allah membuat dunia cuma untuk Nabi Adam saja, terkecuali juga Ibu Udara, yang lalu darinya lahirlah manusia-manusia yang penuhi permukaan Bumi.

Ibu yaitu semuanya, atas jasanya kita dapat rasakan hidup yang seperti saat ini.
Kebanyakan orang yang berjasa besar untuk dunia, pastinya lahir dari r*a*h*i*m ibu-ibu mereka. Demikian besar jasanya untuk tiap-tiap orang, jadi ungkapan yang menyampaikan surga di telapak kaki ibu, selama-lamanya takkan pernah diusut atau permasalahkan.
Pasalnya, demikian kita membuatnya sakit, jadi takkan ada balasan yang lebih layak terkecuali neraka serta siksa.
Demikian demikian sebaliknya, menghor*m*a*ti serta menyayangnya bakal berbuah surga.

Begitu besarnya layanan ibu, beberapa hingga ada ungkapan bila kita takkan pernah dapat membalas kontan semua.
Apa yang kita berikanlah cuma seujung kuku dari segunung hal yang sudah diberikannya pada kita.

1. Ibu Memiliki kandungan dalam Kondisi Lemah serta Bertambah-Tambah

Alasan mengapa hingga surga yang demikian indah serta tidak ada bandingannya didunia itu ada di kaki ibu, yaitu lantaran mereka kita ada.
Bukanlah bim salabim, mereka mesti bersusah payah membawa beban berat kurun waktu yang begitu lama. Memiliki kandungan tidaklah semudah yang kita sangka.

H*a*m*il itu begitu menyusahkan serta ibu mengerjakannya dengan muka bahagia Image Source

H*a*m*il itu begitu menyusahkan serta ibu mengerjakannya dengan muka bahagia Image Source

“Dan kami perintahkan manusia (berbuat baik) pada dua orang ibu-bapaknya, ibunya sudah mengandungnya dalam kondisi lemah yang bertambah-tambah…

” Sekian firman Allah dalam surat Lukman :

14. Sejujurnya, ibu rasakan beban yang mengagumkan waktu memiliki kandungan.
Bahkan juga menginginkan sesekali mereka menyimpan jabang bayi ini dahulu cuma untuk sebatas meluruskan punggungnya.
 Namun tidak, ibu tidak demikian.
Walau tampak payah, namun tanyakanlah pada bapak begitu ibu waktu itu begitu sumringah berwajah.
 
2. M*e*l*a*h*i*rkan Sama Seperti M*a*t*i
Beberapa suami mungkin saja cuma mulas-mulas saja saat istrinya melahirkan.
 Tetapi untuk ibu, sistem ini sama menyakitkannya seperti kem*a*t*i*a*n.
Rasa sakitnya jauh melebihi apapun yang mungkin saja di rasa manusia.

M*el*a*hi*rkan rasanya sama dengan kem*a*t*ia*n Image Source

M*el*a*h*irkan rasanya sama dengan kem*a*t*ia*n Image Source

Mengedan serta menghimpit sampai keluar bayi sebesar itu, pasti begitu sakit rasa-rasanya.
Namun, ibu tidak kenapa dengan hal semacam ini, asal anak yang dilahirkan dapat la*h*ir selamat serta selekasnya menuju pelukannya. M*a*t*i tidak permasalahan, asal ini untuk kita.
 
3. Penderitaan Tidak Usai Sesudah ini
Usai h*a*m*il serta m*el*a*h*ir*k*a*n, apakah beban ibu sudah usai?
 Sudah pasti tidak, lantaran ia masihlah mesti menjaga kita hingga sekurang-kurangnya dapat mandiri dalam soal apapun.
Bangun tengah malam, ubahkan popok kita yang baunya minta ampun, menyusui tengah malam waktu kebanyakan orang telah nyenyak.

Sesudah h*a*m*il serta melahirkan, pekerjaan ibu tidak lalu usai Image Source

Sesudah h*a*m*il serta melahirkan, pekerjaan ibu tidak lalu usai Image Source

Waktu kita mulai berkembang, ibu tetaplah setia sediakan semua untuk kita.
 Tetapi sayangnya, di bebrapa saat ini kita mulai menyanggah, mulai memungkiri janji, serta membuatnya terluka.
 Ibu mungkin menyampaikan susahnya m*e*l*a*h*i*r*k*a*n kita sebagai ungkapan kekesalannya, tetapi tidak demikian.
Senakal apapun, kita tetaplah anaknya yang tiap-tiap malam masihlah senantiasa diselimuti saat tidur. Ibu juga takkan pernah tidur saat kita masihlah belum terlelap dalam mimpi.
 
4. C*i*n*t*a Ibu Pada Anak Menaklukkan Suami
Lagu Kasih Ibu mungkin saja kekanak-kanakan untuk kita, tetapi hal itu sekalipun benar.
 “Kasih ibu tidak terhingga selama masa…” c*i*n*t*a ibu pada kita memanglah mengagumkan. Seperti matahari yang menyinari Bumi, konstan tidak pernah beralih serta tidak pernah menginginkan berbalas apapun.

C*i*n*t*a ibu pada kita semakin besar pada bapak Image Source

C*i*n*t*a ibu pada kita semakin besar pada bapak Image Source

C*i*n*t*a ibu pada anak bahkan juga semakin besar dari suami.
 Walau sebenarnya terlebih dulu, takkan mungkin saja ibu berpaling dari bapak sedetikpun lantaran c*i*n*t*anya yang besar.
Tetapi sesudah hadirnya kita, bapak juga segera jadi nomer dua serta ibu mencurahkan semuanya cintanya pada kita.
Bahkan juga ibu saat ini senantiasa mendahulukan kita dalam soal apapun di banding bapak.
 
5. Ibu Tidak Perlu Balasan Apapun Terkecuali Anak yang Soleh Solihah
Tidak pernah ada pada sejarah seseorang ibu memohon balasan atas semuanya yang dikerjakannya pada anak.
 Lantaran memanglah takkan pernah dapat diukur dengan apapun.
 Bahkan juga satu tarikan nafasnya waktu melahirkan, tidak sepadan dengan tempat tinggal maupun semuanya harta yang kita punyai.

Tidak ada yang lebih dikehendaki ibu terkecuali anak yang sholeh Image Source

Tidak ada yang lebih dikehendaki ibu terkecuali anak yang sholeh Image Source

Walau tidak memohon balasan, tetapi ibu senantiasa inginkan kita jadi hamba Allah yang patuh. Tidak ada balasan yang lebih mengasyikkan mereka terkecuali jadi anak yang soleh serta senantiasa mendoakan waktu masihlah hidup maupun sudah m*a*t*i. “Jika seorang wafat dunia, jadi terputuslah amalnya terkecuali tiga perkara, sedekah jariyah, pengetahuan yang berguna serta doa anak yang sholeh, ”

 Hadits kisah Muslim.
 
Sekianlah argumen mengapa surga ada di telapak kaki ibu.
Apa yang sudah mereka kerjakan betul-betul besar serta tidak mungkin saja dapat kita membalasnya. Maka dari itu, takkan ada rasa kehilangan yang lebih sakit daripada waktu kehilangan ibu.
 Pada saat masihlah hidup, sayangilah, cintailah, patuhi kata-katanya, serta janganlah berkata yang menyakitkan hatinya.

Bahkan juga berkata ‘ah’ meskipun.

Subscribe to receive free email updates: