Usianya yang sudah 74 th. tidak m3nyu*rutkan tekad Slamet Sutikno berkeliling Nusantara dan negara lain. Mulai sejak 7 bln. lalu, Slamet telah berkeliling Indonesia dan 3 dari 4 negara yangdirencanakan dengan sepeda onthel.

Ditemui di tepi jalan menuju pelabuhan feri Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, waktu beristirahat sebentar sesudah dari Kota Tawau, Malaysia, Slamet yang selalu mengayuh sepedanya selama 7 bulan terakhir tampak masihlah bugar " Hari ini, tepat 7 bln. mulai sejak berangkat dari Malang. Rencana ingin ke Balikpapan, Sulawesi, Ambon, terus ke Timor Leste, " katanya pada Rabu
(7/9) silam.
Inspirasi berkeliling Nusantara dalam usianya yang semakin rent4, menurut Slamet Sutikno, berasal dari temantemannya di Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Malang. Diakuinya memperoleh kehormatan dari klub pencinta sepeda tua di Malang untuk mewakili komunitasnya berkeliling
Nusantara dan empat negara Asia Tenggara sesudah menjalani seleksi dari beberapa puluh anggota Kosti.
" Kami pernah ngontel 8 hari ke Bali waktu kongres ke3, diteruskan ke Semarang sampai 6 hari. Berarti kami dapat hingga ke Sabang. Dari situ, kami mulai keliling Nusantara, " paparnya.
Yang tidak kalah unik yaitu sepeda yang dipakai oleh Slamet Sutikno. Sepeda bermerek Batavus ini ternyata berumur lebih tua 2 th. dari pengendaranya, yaitu 76 th.. Selama 7 bln. dikayuh, sepeda onthel berwarna coklat ini tidak pernah mengalami masalah apapun. Padahal, untuk berkeliling Nusantara dan 4 negara, sepeda warisan orangtuanya ini membawa peralatan kebutuhan
seharihari seberat 60 kg.
" Yang utama ada ban serep saja. Selama perjalanan tidak pernah kerepotan dengan sepeda walau sepeda tua, " sambung warga Kecamatan Pakis Aji, Malang, ini.
Selama berkeliling Nusantara dan 3 negara di Asia Tenggara yang sudah disinggahinya, Slamet mengakui terkesan dengan sambutan warga Malang yang ada di Brunei Darussalam. Ratusan warga Malang yang bekerja di Brunei waktu itu menyambut. Beberapa salah satunya bahkan juga merasa heran, pada usianya yang sudah 74 th., Kakek Slamet masihlah dapat mengayuh ontheltuanya
berkeliling Nusantara dan 3 negara.
Selama 7 bln. perjalanan yang pastinya dilalui dengan cuaca panas dan hujan, Kakek Slamet tidak pernah sakit. Menurutnya, st4m!na pr!m4 yang dia punyai berasal dari rutinitas mengonsumsi bawang putih. Dalam sehari, Slamet mengakui mengonsumsi bawang putih sejumlah 3 siung.

" Seperti minum obat; pagi, siang, dan malam; (masingmasing) cukup satu siung. Alhamdulillah dari berangkat hingga tiba di ujung paling utara Pulau Nunukan, saya masihlah sehat, " kata Slamet.
Ternyata bawang putih itu punya faedah yang besar banget yah buat kesehatan! Yuk, dishare!
Sumber : Kompas. com

Ditemui di tepi jalan menuju pelabuhan feri Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, waktu beristirahat sebentar sesudah dari Kota Tawau, Malaysia, Slamet yang selalu mengayuh sepedanya selama 7 bulan terakhir tampak masihlah bugar " Hari ini, tepat 7 bln. mulai sejak berangkat dari Malang. Rencana ingin ke Balikpapan, Sulawesi, Ambon, terus ke Timor Leste, " katanya pada Rabu
(7/9) silam.
Inspirasi berkeliling Nusantara dalam usianya yang semakin rent4, menurut Slamet Sutikno, berasal dari temantemannya di Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Malang. Diakuinya memperoleh kehormatan dari klub pencinta sepeda tua di Malang untuk mewakili komunitasnya berkeliling
Nusantara dan empat negara Asia Tenggara sesudah menjalani seleksi dari beberapa puluh anggota Kosti.
" Kami pernah ngontel 8 hari ke Bali waktu kongres ke3, diteruskan ke Semarang sampai 6 hari. Berarti kami dapat hingga ke Sabang. Dari situ, kami mulai keliling Nusantara, " paparnya.
Yang tidak kalah unik yaitu sepeda yang dipakai oleh Slamet Sutikno. Sepeda bermerek Batavus ini ternyata berumur lebih tua 2 th. dari pengendaranya, yaitu 76 th.. Selama 7 bln. dikayuh, sepeda onthel berwarna coklat ini tidak pernah mengalami masalah apapun. Padahal, untuk berkeliling Nusantara dan 4 negara, sepeda warisan orangtuanya ini membawa peralatan kebutuhan
seharihari seberat 60 kg.
" Yang utama ada ban serep saja. Selama perjalanan tidak pernah kerepotan dengan sepeda walau sepeda tua, " sambung warga Kecamatan Pakis Aji, Malang, ini.
Selama berkeliling Nusantara dan 3 negara di Asia Tenggara yang sudah disinggahinya, Slamet mengakui terkesan dengan sambutan warga Malang yang ada di Brunei Darussalam. Ratusan warga Malang yang bekerja di Brunei waktu itu menyambut. Beberapa salah satunya bahkan juga merasa heran, pada usianya yang sudah 74 th., Kakek Slamet masihlah dapat mengayuh ontheltuanya
berkeliling Nusantara dan 3 negara.
Selama 7 bln. perjalanan yang pastinya dilalui dengan cuaca panas dan hujan, Kakek Slamet tidak pernah sakit. Menurutnya, st4m!na pr!m4 yang dia punyai berasal dari rutinitas mengonsumsi bawang putih. Dalam sehari, Slamet mengakui mengonsumsi bawang putih sejumlah 3 siung.
" Seperti minum obat; pagi, siang, dan malam; (masingmasing) cukup satu siung. Alhamdulillah dari berangkat hingga tiba di ujung paling utara Pulau Nunukan, saya masihlah sehat, " kata Slamet.
Ternyata bawang putih itu punya faedah yang besar banget yah buat kesehatan! Yuk, dishare!
Sumber : Kompas. com