Ingat Lah Pesan Dokter Tak Sarankan Beri Kerupuk Pada Si Kecil, Ini Alasannya" Simak Penjelasannya Dan Tolong Sebar Luas Kan.


Dokter Tak Sarankan Beri Kerupuk pada si Kecil, Ini Alasannya
Jakarta, Kriuk, kriuk!
Kerenyahan kerupuk memanglah disenangi beberapa orang.
  Nada kriuk ini juga mengundang rasa menginginkan tahu si kecil yang baru 'belajar' makan, hingga mereka juga menginginkan cobanya.
  Namun hati-hati waktu memberi kerupuk untuk si kecil.

 " Dari pada anak tidak mau makan (makanan yang bergizi) lantas orang tuanya berikan kerupuk, itu janganlah ya.
  Janganlah diperkenalkan kerupuk.
  Tidak bisa lantaran kerupuk tidak ada dayanya, " tutur dr Attila Dewanti, SpA, dalam Milna 1st Bite Campaign di Senayan City, Jl Asia Afrika, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5/2016).

Bila anak tidak ingin konsumsi makanan yang telah disediakan orangtua, coba ditukar menunya.
  Memberi kerupuk pada anak, atau berikan nasi dengan lauk kerupuk, akan tidak memberi gizi yang cukup.
Dengan makan kerupuk, anak jadi jadi makin tidak ingin makan.

 " Tidak bisa makan yang anak ingin saja namun tidak ada gizinya.
  Janganlah patah semangat, beberapa cobalah saja selalu, tentu kelak ada makanan (bergizi) yang anak ingin mengkonsumsinya, " sambung dr Attila.

Diterangkan dr Attila makanan bergizi diperlukan anak untuk tumbuh serta berkembang.
  Untuk bayi serta balita, itu utama untuk keperluan motorik sebagai perubahannya.

dr Wiyarni Pambudi SpA, IBCLC sekian waktu lalu menyampaikan saat makanan ringan time, anak disarankan tetaplah makanan yang sehat seperti buah, sayur. " Atau bila ingin di buat jajanan ya seperti bubur kacang hijau, jajan pasar seperti risol kan ada sayur serta dagingnya.

 Kroket ada juga karbonya, " terang dr Wiyarni.

 " Yang utama jauhi ganti makanan ringan dengan kerupuk atau keripik.
Anak-anak kan beda, mereka dapat isi dayanya itu waktu makan saja.
  Maka dari itu untuk makanan ringan di waktu makanan ringan time juga mesti yang bergizi.

Beda dengan anak yang telah semakin besar, kan makanan yang dapat dikonsumsi semakin banyak, " tambah dr Wi.

http://health.detik.com/read/2016/05/15/103429/3210641/764/dokter-tak-sarankan-beri-kerupuk-pada-si-kecil-ini-alasannya

Subscribe to receive free email updates: